Wow Pria Ini Tetap Setia Kepada Kekasihnya Yang Sudah Lumpuh.

Read Time1 Minute, 42 Seconds

TIMORPOST.COM – Jakarta – Kisah pasangan asal Thailand ini menyentuh hati netizen, khususnya kaum jomblo. Si pria tetap setia pada kekasih yang dikenalnya di media sosial dan mengalami kelumpuhan sehari sebelum mereka bertemu muka pertamakali.

Narawut Phongyen, pria asal Chiang Mai, Thailand ini dengan setia menemani kekasihnya yang sebelumnya belum pernah ditemuinya sekalipun setelah mereka berkenalan melalui media sosial. Pertemuan pertama mereka yang seharusnya di sebuah restoran pada Februari 2016 malah terjadi di rumah sakit.

Sehari sebelum kencan pertama, Patcharaphan Lenkham, demikian nama kekasih Narawut, mengalami kecelakaan dan terluka parah. Saat mengetahui kabar itu, Narawaut langsung mendatangi rumah sakit tempat sang kekasih dirawat. Dan di sanalah mereka bertemu pertamakalinya setelah selama tujuh bulan hanya berkomunikasi via pesan teks dan video cal

Narawut bertemu Patcharaphan dengan kondisi kekasihnya itu terbaring di rumah sakit dan mengalami luka-luka. Lebih menyedihkannya, Patcharaphan ternyata mengalami lumpuh separuh. Tubuhnya dari leher ke bawah tidak bisa digerakkan.

Seperti dikutip dari World of Buzz, Narawaut tetap setia meskipun pujaan hatinya itu tidak seperti yang dilihatnya selama ini di media sosial. Malah pria tersebut ikut membantu merawat Patcharaphan.

Setiap harinya, Narawut menyuapi Patcharaphan makan. Dia juga mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci piring dan pakaian Patcharaphan. Dia sudah melakukan ini selama tiga tahun, sejak pertemuan pertama mereka di rumah sakit.

Dari video yang viral yang dibuat pada 29 Agustus 2019 terlihat Narawut menyuapi Patcharaphan makan siang di sela-sela waktu istirahatnya dari bekerja. Video memperlihatkan Patcharaphan diurus dengan penuh kasih sayang oleh pria 31 tahun itu.

Patcharaphan pun mengatakan Narawut lah motivasi terbesarnya untuk bisa segera pulih. “Aku sungguh beruntung mengenal dan memilikinya dalam hidupku. Tapi aku juga merasa sedih untuknya karena aku tahu ini sangat berat menghabiskan waktu bersama orang yang memiliki keterbatasan,” kata wanita 21 tahun itu.

Narawut lah yang membuat Patcharaphan semangat melakukan terapi fisik. Dia berharap suatu hari nanti bisa kembali berjalan dan membangun rumah tangga bersama pria tersebut.

Narawut sendiri mengaku merasa bahagia bisa merawat Patcharaphan. “Aku merasa lebih baik setiap tiba di rumah dari kesibukan di tempat kerja dan melihat wajahnya. Dia sebenarnya juga mengurusku,” katanya.(Jet/Timorpost.com)

0

0

0 %

Happy

0 %

Sad

0 %

Excited

0 %

Angry

0 %

Surprise

Tinggalkan Balasan