PT.Naviri dan Win Group Kuasai Semua Proyek Bernilai Puluhan Miliar di Kab.Malaka.

Read Time1 Minute, 59 Second

Timorpost.com – Malaka – Sejak Tiga Tahun Terakhir, Kontraktor Luar NTT Kuasai Semua Proyek Bernilai 5 Hingga 20 Miliar. Kontraktor Lokal Asal NTT Ataupun Asal Malaka Hanya Bisa Nonton Sambil Gigit Jari.(2/8/2019)

Informasi yang berhasil dihimpun Timorpost.com sejak tiga tahun terakhir PT. Naviri Multi Konstruksi (NMK) dan PT.Nusa Jaya Abadi (NJA) serta PT.Win Group menguasai proyek bersumber APBD maupun bersumber APBN dengan nilai anggaran paling rendah 5 miliar.

Misalkan pembanguna kantor DPRD Malaka hingga kini pembangunan memasuki tahap ke-3, pembangunan sebanyak 3 tahap ini semuanya dikerjakan PT. Naviri Multi Konstruksi dengan modus gunakan PT/CV lain menangkan tendernya, sedangkan dilapangan dikerja oleh PT. Naviri Multi Konstruksi.Ucap Om Geko kepada Timorpost.com di Betun(1/8/2019.

“Selain kantor DPRD Malaka, ada sejumlah proyek pembangunan puskesmas yang dibangun sejak tahun 2016 hingga 2019 semunya dikerjakan PT. Naviri Multi Konstruksi ataupun PT.NJA, yah mau bagimana kita kontraktor lokal hanya bisa gigit jari sambil nonton, padal pekerjaan yang dilerjaka selalu saja bermasalah addendum. Ujacpnya.

Salah satu proyek pembangunan Gedung DPRD Malaka yang dikerjakan oleh PT. Naviri Multi Konstruksi dibawah naungan PT.Win Group.(Foto Timorpost.com)

Seharusnya ada kebijakan dari pemerintah Kabupaten Malaka untuk melibatkan kontraktor lokal dalam proyek besar di kabupaten ini sehingga secara ekonomi besarnya nilai proyek dapat dinikmati oleh masyarakat Malaka atau NTT umumnya.“Seharusnya ada kebijakan untuk melibatkan kontraktor lokal,” kata om Geko.

Sementara Drs Wahyono Kepala Cabang PT. Naviri Multi Konstruksi yang bertugas di Malaka. Ketika dikonfirmasi Timorpost.com (2/8/2019) membenarkan, sejak tahun 2012 PT. Naviri Multi Konstruksi pihaknya mengerjakan proyek di Atambua Kabupaten Belu, bahkan setelah adanya Kabupaten Baru yaitu Malaka, pihaknya mulai membuka cabang di Malaka.

Wahyuno membenarkan sejak tahun 2012 pihaknya banyak mengerjakan proyek yang bernilai paling rendah 5 miliar, sedangkan sejak di kabupaten Malaka, banyak proyek yang dikerjakan oleh pihaknya dibawah naungan PT.Wein Group walau demikian dilapangan dikerjakan oleh PT. Naviri Multi Konstruksi atau PT. Lainnya.

Mulai dari pembangunan jalan, gedung serta lainnya memang benar jika dikatakan dikerjakan oleh PT. Naviri Multi Konstruksi akan tetapi dibawah naungan PT.Wein Group.

Diakhir kata Wahyuno menambhkan, untuk tahun 2019 PT.Wein Group mengerjakan sebanyan 4 proyek diantaranya Puskesmas Tafuli, UGD RSPP Betun, Jalan Kletek dan Tahap ke-3 kantor DPRD Malaka walau dilapangan atau teknisinya milik pihak Naviri.jelasnya.(Ch/Timorpost.com)

0

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *