PT. BISI International,Tbk Menampilkan Performance BISI 18, BISI 99 dan BISI 220

Read Time1 Minute, 53 Second

TIMORPOST.COM/KUPANG- Kegiatan Temu Tani yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kupang, di Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT (Sabtu,7/03/2020).

Peserta yang hadir kegiatan Temu Lapangan ini, merespon dengan baik dan masyrakat sangat antusias, sebab kegiatan seperti inilah yg mereka harapkan untuk pengetahuan bertani mereka.

Kegiatan temu lapangan tersebut disponsori oleh produsen benih diantaranya PT. BISI, PT. Pertiwi, PT. Pionner, PT. TWIN, PT. BCA, PT. Syngenta dan PT. Balitbangtan.

PT. BISI International,Tbk merupakan salah satu produsen benih yang merilis beberapa varietas jagung hibrida.

Dalam kegiatan Gelar Teknologi Jagung Hibrida di Kelompok Tani Amkenat, Desa Oeteta, Kec. Sulamu , Kab. Kupang Tersebut adalah Varietas BISI 18, BISI 99 dan BISI 220.

Ketiga varietas jagung BISI tersebut, ditanam pada tgl 31 Januari 2020 yang lalu.

Gasper Taimenas, salah satu peserta dari Desa Kuanheum, Kec. Kupang Timur, di sela-sela kegiatan tersebut kepada wartawan mengatakan rasa kagum dengan varietas jagung BISI yang ada di lokasi kegiatan.

“Beta amati ini jagung BISI 18, BISI 99 dan BISI 220 meskipun baru umur 36 HST, tapi tampilan vegetatifnya bagus sekali, beta dulu tanam BISI 2 yang 2 Tongkol tapi ini yang baru bagus, beta terlalu senang,”kata Gasper.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Ir. Pandapotan Sialaga, mengapresiasi kepada PT. BISI yang merupakan salah satu Produsen yang sudah memfasilitasi petani di lokasi ini.

“Terima kasih kepada PT Bisi International,Tbk, yang sudah memfasilistasi masyarakat,”kata Sialaga.

Harapannya petani bisa lebih semangat untuk merawat tanaman jagung yang di sini, supaya hasilnya bisa memuaskan petani dan pada akhirnya petani memutuskan varietas yang akan menjadi andalan, tandas Sialaga.

ME. PT. BISI Internationa, Tbk Pulau Timor-NTT, Agustinus K. Manobe, SP mengatakan, “Kami mendukung penuh kegiatan gelar teknologi ini. Mulai dari proses lersiapan lahan, kami suport dengan herbisida purnatumbuh Ranger 240 SL untuk persiapan lahan TOT.

Gusty juga menjelaskan potensi hasil benih jagung varietas BISI 18, potensi hasilnya 14 ton per Ha, BISI 99 potensi hasilnya 13,7 ton per Ha dan BISI 220 potensi hasilnya 11 ton per Ha.

Untuk meningkatkan produktivitas jagung, Kami selalu mendampingi proses yang ada hingga panen nanti. Mulai dari Pupuk , Herbisida Selectif Paket Anti Gulma, Insectisida Trisula & Cypermax serta Paket Boom Jagung. Tutur Gusty.
(FE/TIMORPOST.COM)

0

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: