Connect with us

Hukum Kriminal

Polda NTT Diminta Usut Dugaan Korupsi Bawang Merah RPM Malaka Hingga Keakarnya.

Published

on

Kepala ULP Malaka Serahkan Uang Kerugian Negara Ke Polda NTT. (Foto/Viral di WhatsApp)

Read Time1 Minute, 24 Second

TIMORPOST.COM/MALAKA – Proyek Pengadaan Benih Komoditas Bawang Merah Diduga Sarat Dengan Kolusi Korupsi Netpotisme. Polda NTT Diminta Usut Tuntas Kasust Tersebut Hingga Ke Akar-Akarnya.

Komoditas bawang merah tersebut merupakan, salah satu program primadona Bupati Malaka SBS setelah dilantik menjadi Bupati Malaka.

Dugaan korupsi proyek pengadaan bawang merah tahun anggaran 2018 tersebut mencuat, ketika beredarnya sebuah foto,yang diduga kuat Kepala ULP Malaka menyerahkan uang kerugian negara kepada Tipikor Polda NTT.

Marselinus kepada TIMORPOST.COM (26/12/2019) mengatakan, jika Tipikor Polda NTT serius, kasus dugaan korupsi pengadaan bawang merah Malaka itu, tidak susah untuk diusut.

Harapannya jika kasus ini sudah ditangani Polda NTT, diarapkan diusut hingga ke akar akarnya, sehingga masyarakat bisa percaya kinerja pihak penegak hukum, sebab puluhan kasus dugaan korupsi hingga kini mandek di tanggani Tipikor Polres Belu.

Sementara kata Kabid Humas Polda NTT AKBP Jo Bangun, yang dilansirkan POS-KUPANG.COM, Jo Bangun menjelaskan, dari enam kasus tersebut, ada yang penyelesaiannya telah rampung namun ada pula yang sedang berproses di Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda NTT.

Dua kasus lainnya saat ini telah sampai pada tahapan pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi NTT (tahap 1) yakni kasus paket pekerjaan pengadaan benih bawang merah kabupaten Malaka.

Serta kasus lainnya yang telah memasuki (tahap 1) yaitu pelaksanaan kegiatan subsidi kapal penyeberangan perintis 2014.

Sedang satu kasus lainnya yakni peningkatan jaringan irigasi pada Dinas PUPR tahun 2017 saat ini sedang dalam proses sidik, namun telah mencapai 80 persen dan sedang dipersiapkan untuk penyerahan berkas perkara.

Beberapa kasus lain, sementara dilakukan penyelidikan sehingga belum dapat diekspos.

Terkait penyelesaian, Jo Bangun mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Mabes Polri, Polda diberi target untuk menyelesaikan minimal lima kasus korupsi dalam setahun.

“Kalau target penyelesaian, kita lima kasus per tahun,” pungkasnya. (Laporan:Bereck.Z/TIMORPOST.COM).

1

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
100 %

Surprise

Surprise
0 %

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: