Connect with us

Malaka

Patung Bung Karno, Berdiri Megah di PLBN Motamasin Malaka-NTT.

Published

on

Read Time1 Minute, 35 Second

TIMORPOST.COM/MALAKA – Patung Presiden pertama Indonesia, Soekarno berdiri megah, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Proyek PT Nindya Karya (Persero) untuk Pembangunan PLBN Motamasin Dony Prastya Kesuma mengatakan patung tersebut dibuat di Kota Yogyakarta dan berasal dari bahan perunggu.

“Patung ini dibuat di Kota Yogyakarta dan tiba di PLBN Motaain, Sabtu (10/1/2020) lalu,” ujar Dony.

Total tinggi patung mencapai 10 meter. Di sekitar area patung dibangun taman kecil yang dilengkapi tangga dan umpakan untuk patung.

Dony menjelaskan patung tersebut terdiri dari dua struktur. Pertama struktur bawah, berupa pondasi dengan menggunakan bor pile (pondasi tabung). Kedua umpakan segitiga dan patungnya.

“Patung ini dirancang setinggi enam meter, sedangkan umpakannya setinggi tiga meter, serta tangga setinggi satu setengah meter,” terang Dony.

Patung Soekarno ini kata Dony mengenakan peci dan tangan kiri menggenggam tongkat. Sementara tangan kanan menunjuk ke zona inti bangunan PLBN Motamasin. Menurutnya, keberadaan patung Soekarno ditambah patung burung Garuda menunjukkan karakter Indonesia sebagai bangsa yang besar. Adanya patung ini diprediksi menjadi daya tarik wisata bagi warga lokal dan sekitarnya.

“Target penyelesaian patung ini sama dengan bangunan lain sesuai dengan kontrak pada bulan Juli 2020. Tapi kami harapkan bisa lebih cepat,” kata Dony optimistis.

Selain di PLBN Motamasin, patung Soekarno juga akan dibangun di PLBN Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara dan Motaain, Kabupaten Belu.

Nasionalisme di Tepian Negeri

Proyek pembangunan monumen patung Bung Karno di PLBN Motamasin ini sudah dimulai sejak 18 September 2018, yang secara simbolis ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Menurut Tjahjo Kumolo, tujuan pembangunan monumen tersebut selain untuk membangkitkan rasa nasionalisme, juga untuk mengingatkan seluruh warga kepada pendiri bangsa.

“Selain untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan kebanggaan kita kepada Bung Karno,” kata Tjahjo kepada wartawan, kala itu.

Menurutnya seluruh daerah di Indonesia ng pernah dikunjungi Bung Karno akan dibangun patung dan lambang garuda pancasila. “Saat ini pemerintah sudah membangun sembilan patung Bung Karno,” ujarnya.[Cheldy/TIMORPOST.COM]

1

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: