Connect with us

Malaka

Kata Simon Nahak; Saya Tetap Lawan Petahana, Jangan Percaya Berita Bohong.

Published

on

Dr.Simon Nahak, SH,.MH (Bakal Calon Bupati Malaka - Periode 2020 - 2025)

Read Time1 Minute, 50 Second

TIMORPOST.COM/MALAKA – Suhu politik menjelang Pilkada Malaka 2020, kian memanas. Para bakal calon bupati dengan tim suksesnya masing-masing semakin gencar meningkatkan basis pemilih untuk hanya memilih jagoannya.

Tidak jarang soal pilkada terjadi gesekan kecil-kecil diantara timses hingga menebar Hoax, yang tidak adil harus mengeliminasi figur atau mengintimidasi pilihan rakyat.

Doktor Simon Nahak salah satu bakal calon bupati, yang merupakan lawan tunggal petahana (Bupati Malaka) ini, ketika dikonfirmasi “membantah”.

“Ah kata siap? siapa yang yang mengatakan demikian, itu Hoax”,jawab Simon.

Jelas Simon, tidak ada dan tidak benar, tidak ada yang mengatakan petahana lawan kotak kosong, itu Hoax. Sejauh ini, masih tetap berjuang sambil menunggu SK dari beberapa partai yang digadang -gadang, akan mendukung dirinya melawan petahana.

“Setiap pimpinan partai politik tentunya punya hak untuk menentukan kepada siap dukungannya, jadi diharapkan masyarakat jangan percaya berita Hoax dari pihak lawan”,tegas Simon dan mengaku yakin mendapat pintu partai, maju dalam Pilkada Malaka 2020, bertarung melawan petahana.

Lawan tunggal petahana, yang bergelar Doktor Ahli Hukum Pidana ini meminta, masyarakat pendukung SN jangan percaya berita bohong apalagi saat ini, menjelang hari raya natal, mari kita rayakan natal dengan hati yang damai dan bersih.

“Kata Simon, sejauh ini selalu membangun komunikasi dengan beberapa calon wakil dari kader parpol, maupun non kader parpol untuk siap bertarung melawan petahana. Hal ini agar menghindar dari istilah lawan kotak kosong”,tandas Simon.

Ada informasi yang dikeluarkan di masyarakat luas, dari orang-orang tertentu, yang merujuk padanya yang sudah batal bertarung pada pesta pilkada Malaka 2020″ kata Simon, itu hoax dan jangan percaya karena itu mereka pembohong.

“Baginya, tetap maju sebab sudah melakukan pendekatan dengan parpol dan sosialisasi sebagai kandidat bakal calon. Sudah hampir dua tahun, juga secara pribadi telah melakukan sosialisasi secara mandiri. Dari kampung ke kampung bertemu dengan masyarakat, berdiskusi dengan mereka. Namun hendaknya momen ini tidak disalahgunakan untuk menebar fitnah dan aksi “tipu-tapu”, tetapi menjadi momen pendidikan politik dan aspirasi”,ucapnya.

Kita mesti memupuk budaya politik yang santun, berwibawa dan bermartabat, agar masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik prakstis. Semestinya, Malaka sebagai kabupaten baru adalah Kabupaten contoh yang mengedepankan pendidikan politik yang santun dan berwibawa serta bermartabat dan tidak menjual berita hoax dan atau kabar para tim sukses pembohong.(VIA/TIMORPOST.COM).

IKLAN UCAPAN; Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

0

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: