Connect with us

Hukum Kriminal

Judi Kupon Putih dan Bola Guling “Marak” di Betun, Wilayah Hukum Polres Malaka.

Published

on

Foto Ilustrasi (Polisi Takut Bandar).

Read Time2 Minute, 16 Second

TIMORPOST.COM/MALAKA – Judi  kupon putih (KP) dan Bola Guling “Marak” di  Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka – NTT. Meski perjudian  semakin marak, belum satupun   para  pelaku  yang berhasil diciduk  aparat  kepolisian.

“Di  Desa Wehali,setiap  hari  warga  main judi  KP. Ramai sekali  mereka jual beli  KP, tapi saya  heran polisi belum bisa  tangkap pelaku, anehnya oknum Polisi dan Tentara pun demikian menjadikan (KP) sebagai lahan pencari rejeki”,jelas Marianus warga Betun, kepada Timorpost.com (12/1/2020) siang.

Marianus bahkan, dengan kepolosannya terangan – terang  menyebut nama para bandar  lama   yang  tidak asing namannya (BB) dan (CL) yang merupakan dua bandar terbesar di Malaka sebagai bandar judi  (KP). Oknum bandar ini, sebut dia bebas bergerilia menjalankan perjudian.

Dia mengaku heran perjudian  (KP), ayam dan  dadu, Bola Guling,  masih tampak bebas merdeka di wilayah Hukum Polres Malaka.Ia mengajak  aparat  kepolisian bertindak  tegas  menangkap dan menghukum  pelakunya.

“Judi menjanjikan masa depan. Masyarakat tetapi, akan tetapi masyaakat menjadi  malas, karena itu apapun  bentuk  judi tidak boleh ada,” imbuh  Marianus.

Hal senada disampaikan oknum polisi yang bertugas di Polda NTT, yang namanya tidak mau dipublikasikan yang dapat dipercaya menjelaskan kepada media ini, banyak aparat yang nakal yang melindungi peredaran (KP) bro, Padahal sudah sering kali ditekankan bagi aparat yang terlibat beking akan ditindak tegas, akan tetapi masih banyak aparat yang menjadi beking perjudian ini.

“Kepolisian selalu berdalih kewalahan untuk menangkap para pembeli, tukang rekap, juru tulis maupun bandar (KP) di wilayahnya, karena banyak aparat yang bertugas di Polsek tersebut sudah banyak dikenali warga sehingga mudah termonitor. Itu selalu alasan polisi berdalih”jelas sumber timorpost.com

Semestinya aparat keamanan tidak boleh menyerah, aparat polisi mestinya harus membasmi perjudian di tanah air ini khususnya di Malaka itu bro, bukan malah membiarkan atau memelihara bandar togel tersebut. Kita di Polda juga monitor, siapa bandar (KP) di Malaka, kita tahu.

“Banyak cara untuk menangkap pelaku dan bos  judi (KP) kalau memang ada niat aparat penegak hukum mau menertibkan, padahal desakan memberantas judi sudah sering di disuarakan oleh banyak masyarakat tapi belum juga teratasi sampai sekarang”,tandas sumber timorpost.com

Sumber menambahkan, sesungguhnya memberantas judi (KP) dan sabung ayam tidak lebih susah daripada memberatas teroris atau korupsi. Jika pihak berwajib memiliki komitmen untuk memberantas judi, tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mewujudkan hal itu.

“Aparat TNI, Kepolisian dan masyarakat harus bersatu untuk mengatasi dan menangkap pelaku, pengedar maupun bandar judi (KP) ini serta judi lainnya”,kata sumber.

Babinkamtimas dan babinsa harus melaksanakan tugasnya lebih giat lagi, mereka bisa bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama atau lainnya.

Saya yakin judi segala jenis, bisa diberantas asal ada kemauan dan kesungguhan dari para aparat.  jelas nara sumber.

Sampai berita ini diterbitkan pihak kepolisian Polres Malaka dan Polsek Malaka Tengah belum dapat dikonfirmasi (che/tim/Redaksi/TIMORPOST.COM)

0

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: