DPR Malaka Dukung Polda NTT Usut Kasus Korupsi Bawang Merah.

Read Time2 Minute, 6 Second

TIMORPOST.COM/Malaka – Terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan bibit bawang merah di Malaka yang kini berkembang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Malaka siap memberikan dokumen penetapan APBD 2018 kepada penyidik Tipidkor Polda NTT jika dibutuhkan.

Demikian disampaikan Devi H. Ndolu, selaku Wakil Ketua I DPRD Malaka ketika berkunjung di Mapolres Malaka (18/3/2020) pagi.

Sebagai wakil rakyat Malaka, apresiasi disampaikan kepada Kapolda NTT, terhadap proses penanganan kasus dugaan korupsi proyek bawang merah Malaka yang kini berkembang dan menyeret 9 tersangka.

“Uuuuuusut kasus itu sampai tuntas,”tegas politisi PDI Perjuangan, di ruang kerja Kapolre Malaka.

Kasus korupsi adalah kejahatan berat dan menyusahkan banyak masyarakat. Jadi, kasus bawang merah harus diusut sampai tuntas.

“Cari sumber-sumber yang terima-terima uang itu, sampai tuntas,”harap Devi Ndolu.

Sebagai wakil rakyat Malaka, pihaknya tidak akan intervensi proses hukum, akan tetapi mendukung proses hukum kasus bawang merah Malaka dan tetap ditindak lanjuti kasus tersebut.

“Diproses, dicari sampai ke akar-akarnya, jika memang ada oknum yang bersalah ditindak secara tegas”,tegas Devi Ndolu Wakil Ketua DPRD Malaka itu.

Ini harus omong keras, khusus kasus bawang merah, sebab kasus korupsi adalah kejahatan yang sangat berat dan banyak menyusahkan rakyat. Sebagai DPR kita berikan apresiasi kepada Kapolda NTT bersama jajarannya.

Harapannya, sesudah lakukan pemeriksaan terhadap para pelaku, kalau bisa dilakukan konfrensi pers. Sehingga masyarakat atau publik jangan bertanya-tanya, terkait berapa pertanyaan yang ditanyakan pada pelaku atau pihak yang beri keterangan.

Wakil rakyat Malaka selalu siap. Jika dibutuhkan penyidik Polda NTT untuk memberikan informasi dan keterangan. Sebab DPR miliki semua dokumen terkait APBD 2018.

Semua dokumen tentang penetapan APBD, Perbup, Risala Persidangan dan lainya ada di arsip DPR. Jika diperlukan penyidik, DPR siap berikan semuanya.

Sedangkan berkaitan aliran uang kasus bawang merah. Dari segala transaksi itu bisa diketahui melalui PPATK, itu tugas penyidik.

“Apakah benar uang kerugian negara itu, mengalir ke tangan, oknum-oknum yang tak dikenal, yang tak di ketahui. Itu tugasnya penyidik,”beber Devi Ndolu

Sementara Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, SH kepada awak media menyampaikan, pihaknya menerima kunjungan DPRD Malaka membicarakan beberapa hal.

Sebab terkait kasus bawang merah, itu sudah menjadi tugasnya Penyidik Polda NTT, sebab kasusnya sejak awal ditangani di Polda NTT.

Sebagai Kapolres Malaka, tetap mendukung segala proses hukum dan tetap menjaga kemanan di Wilayah Hukum Polres Malaka.

Sebagai Informasi, pada kunjungan Devi H Ndolu selaku wakil I DPR Malaka dan Hendrikus Fahik Wakil II DPRD Malaka itu didampingi juga dua anggota DPRD Malaka yaitu Henri Melky Simu dari Fraksi Golkar dan Ignasius Fahik dari Fraksi PDI Perjuangan.(Che/TIMORPOST.COM)

3

0

Happy

Happy

50 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
50 %

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: