Diduga Kapolsek Asal Kabupaten Belu,Gusur Lahan Masyarakat Desa Weulun Malaka Tanpa Pemberitahuan.

Read Time1 Minute, 33 Seconds

Timorpost.com – Malaka – Warga kecewa diduga oknum Kapolsek yang bertugas di Kabupaten Belu berinisial YNS menggusur tanaman milik warga Desa Weulun Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka tanpa ada pemberitahuan.

Pantauan Timorpost.com (26/7/2019, sebanyak 4 pohon kelapa dan nangka digusur pagi tadi tanpa pemberitahuan apapun kepada warga. Lahan sepanjang 100 meter yang digusur itu diduga kuat untuk pembukaan jalan menuju rumah milik Kapolsek YNS yang berlokasi di desa Weulun, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.

Pertrus Seran, Warga Desa Weulun yang ditemui Timorpost.com (26/7/3019) mengatakan, sebagai masyarakat sangat kecewa, kok bisa? ada oknum anggota polisi membuat sesuatu tanpa pemberitahuan.

“Tanah tersebut ada pemiliknya, jadi harus konfirmasi kepada pemilik juga, jika mau membuta hal apapun, apalagi dengan cara seperti hari ini, masyarakat kaget seketika besi berleher panjng menggusur tanaman milik warga.

Dia menambahkan tanah tersebut ada pemiliknya, ada bukti pembayaran pajak sejak tahun 1966 hingga sekarang, ini sudah tidak benar, masa seorang anggota polisi tunjukan hal tersebut kepada masyarakat setempat.

Kami tau ini katanya pembuatan jalan baru menuju rumahnya dia, yah pasti dilakukan oleh anggota polisi, katanya dia sebagai Kapolsek di Kabupaten Belu, namanya Anis Nahak. Ucapnya kecewa.

Hal senada disampaikan Mama Bete, kepada Timorpost.com dia menjelaskan, besi eksa ini mulai gusur pohon kelapa dan nangka sejak pagi hingga siang, warga setempat sempat melakukan protes, tapi mereka lanjut gusur saja, masyarakat merasa terkejut, sebab tidak tahu menahu tujuan penggusuran ini,sebagai pemilik lahan tak ada pemberithuan dari pihak manapun.

“Sangat kecewa dengan pemilik besi besar ini, sebab sudah memutuskan kabel listrik yang dialirkan kerumah demi melewatkan besi itu ke lokasi. Sebagai masyarakat pemilik lahan sangat kecewa perbuatan ini, kami masyarakat kecil kami tidak tau pembukaan jalan ini untuk apa. Ucap mama bete dengan wajah kecewa.

Sementara Kapolsek asal Kabupaten Belu berinisial YNS, belum berhasil dikofirmasi. (26/7/209) Timorpost.com berkali-kali mencoba konfirmasi via telepon akan tetapi nomor miliknya disibukkan, demikan juga dengan sms berkali-kali pun tak dibalas.(Red/Timorpost.com)

0

0

0 %

Happy

0 %

Sad

0 %

Excited

0 %

Angry

0 %

Surprise

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: