Di Desa Litamali Ada Pantai Lo,odik dan Kawah Lumpur Masin Lulik.

Read Time3 Minutes, 22 Seconds

Timorpost.com -Malaka- Desa Litamali, itulah nama Desanya, Kobalima nama kecamatannya, Malaka Kabupatenya, Nusa Tenggara Timur Provinsinya, dianugerahi pesona alam yang sungguh luar biasa.

Desa Litamali, biasa dikenal Wemasa pada umumnya, memilik bermacam-macam pesona wisata, diantaranya Pantai Wisata Lo’odik. Selain memiliki pantainya yang indah, Desa Litamali juga memiliki obyek wisata Bukit Lumpur Masin Lulik yang mempesona juga benilai unik dan sakral.

Obyek wisata yang satu ini terbilang unik. Selain karena berada di tengah lebatnya hutan bakau (manggrove) dan Teluk Hasan Maubesi, serta pusatnya bukit lumpur Masin Lulik terbentuk oleh adanya semburan lumpur bercampur minyak bumi yang keluar dari perut bumi.

Lumpur dan minyak bumi yang tersembur keluar, lama kelamaan mengering dan membentuk bukit lumpur setinggi hampir 30 meter.

Terdapat dua bukit lumpur Masin Lulik, dengan jarak antara keduanya sekitar 500 meter.

Awalnya terdapat belasan titik semburan pada kedua bukit lumpur tersebut. Namun, seiring waktu berjalan, saat ini hanya tersisa tiga titik semburan yang masih aktif dan Pada bukit pertama, terdapat dua titik semburan lumpur.

Sedangkan pada bukit kedua, hanya terdapat satu titik semburan lumpur yang masih aktif. Diameter kawah semburan bervariasi antara dua meter sampai tiga meter.

Obyek wisata bukit lumpur Masin Lulik terletak di Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

Obyek wisata yang satu ini masuk dalam kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Untuk mencapai obyek wisata Bukit Masin Lulik, kita hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 20 menit dari Kota Betun, Ibukota Kabupaten Malaka.

Akses jalan menuju obyek wisata Bukit Masin Lulik terbilang cukup baik.

Dari Kota Betun, kita akan menyusuri jalan hotmix berstatus jalan trans nasional.

Memasuki Desa Litamali, kita akan berbelok ke arah kanan Jl.Masin Lulik, menyusuri jalan rabat beton.

Sekitar satu kilometer sebelum mencapai obyek wisata Masin Lulik, kendaraan kita akan melewati jalan dengan tipe jalan pengerasan.

Melewati jalan ini, perut kita akan sedikit dikocok, namun mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan hutan bakau yang lebat tepat sisi kiri dan kanan jalan.

Indahnya pemandangan alam yang masih alami ini membuat mata kita enggan berkedip.

Selain itu, udara dalam kawasan BKSDA ini sangat sejuk dengan kadar oksigen yang begitu baik untuk paru-paru.

Bukit lumpur Masin Lulik dianggap keramat, sakral (lulik) oleh masyarakat Litamali.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, arwah orang meninggal akan berkumpul di bukit lumpur Masin Lulik ini.

Karena itu, masyarakat setempat sering melakukan ritual adat di kawasan ini.

Untuk menjaga kesakralan dari bukit lumpur Masin Lulik dan tanda kita menghormatinya, ada beberapa aturan yang harus kita ikuti ketika memasuki kawasan ini.

Pertama, tidak menggunakan alas kaki saat memasuki kawasan ini.

Kedua, tidak mengeluarkan kata-kata kotor selama berada dalam kawasan bukit lumpur Masin Lulik.

Ketiga, gantunglah beberapa ranting kayu pada pohon yang berada di dalam kawasan tersebut.

Anda akan dibuat terpesona dan kagum begitu Anda berada di depan bukit lumpur Masin Lulik.

Dengan ketinggian mencapai hampir 30 meter, Anda akan dibuat merasa begitu kecil di hadapannya.

Aliran lumpur cair kecoklatan yang keluar dari puncak bukit akan membuat Anda terpesona memandangnya. 

Aroma gas bumi akan tercium oleh hidung Anda begitu Anda berjalan mendekati kawah semburan lumpur yang terletak tepat di puncak bukit.

Dulunya, semburan lumpur dapat mencapai ketinggian 1,5 meter.

Namun saat ini hanya muncul gelembung-gelembung lumpur cair seperti air mendidih yang menghasilkan suara gemuru yang cukup keras yang mengikuti naik turunnya cuaca pantai.

Dari puncak bukit lumpur Masin Lulik, Anda akan disuguhkan pemandangan alam yang sungguh luar biasa. Hingga tiada kata yang mampu melukiskan keindahan alam ciptaan Tuhan ini.

Mata Anda akan dibuat terpukau oleh keindahan hutan bakau yang begitu lebat di Teluk Hasan Maubesi.

Tidak hanya itu, Anda juga dapat menikmati pemandangan Teluk Hasan Maubesi dengan aliran airnya yang begitu tenang. Tak sampai di situ saja. Anda juga dapat melihat barisan perbukitan yang begitu tinggi menjulang.

Suguhan terakhir yang diberikan untuk Anda pencinta wisata alam adalah keindahan lautan selatan yang begitu luas dengan warna biru yang mempesona.

Dengan pesona alam begitu indah, tentunya akan membuat Anda tak jenuh untuk mengabadikan moment Anda selama berada di bukit lumpur Masin Lulik.(Red/Timorpost.com)

0

0

0 %

Happy

0 %

Sad

0 %

Excited

0 %

Angry

0 %

Surprise

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: