Bawaslu Malaka Proses 8 ASN di Malaka,Yang Diduga Melanggar UU Netralitas ASN.

Read Time2 Minute, 0 Second

TIMORPOST.COM,MALAKA – Sebanyak delapan (8) orang, Apratur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Malaka-NTT dipanggil ke Kantor Bawaslu Malaka, pada selasa, (28/1/2020)

Pemanggilan 8 orang ASN itu, untuk diminta keterangan atau klarifikasi atas temuan nomor;001/TM/PB/Pws.Maltim/19.22/I/2020. Terkait dugaan pelanggaran natralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pilkada Malaka 2020.

BACA JUGA; Perangkat Desa Tafuli Mengadu Kadesnya Ke Komisi I DPRD Malaka.

Petrus Nahak Manek, Ketua Bawaslu Malaka, yang juga sebagai Kordiv Hukum dan Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HPPPS) itu ketika dikonfirmasi (28/1/2020) sore menjelaskan, mereka (ASN) itu diduga terlibat dalam kegiatan Partai Golkar Malaka, sesuai temuan nomor; 001/TM/PB/Pws.Maltim/19.22/I/2020.

“Pihak Bawaslu sudah melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi yang berlangsung sejak kemarin dan hari ini, dan berhasil meminta keterangan dari 8 orang ASN itu”,jelas Ketua Bawaslu.

Petrus menjelaskan, selanjutnya akan dilakukan pleno atas temuan yang diduga, melanggar Pasal 9 Ayat (2) UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN serta Pasal 11 PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

BACA JUGA; Bawaslu Panggil ASN Malaka, Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN.

“Setalah pleno besok, masalah ini kami akan serahkan atau teruskan ke Komisi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)”,tegas Petrus.

Saat ini masih bersifat dugaan yang menentukan bersalah apa tidak adalah KASN di Jakarta jadi untuk kasus 8 oran ASN ini, akan kami teruskan ke KASN sebagai lembaga yang berwenang dalam hal penanganan pelanggaran kode etik ASN sesui hasil klarifikasi dan bukti yang kami miliki, kami serahkan ke KASN.

Ia mengatakan Bawaslu Malaka akan merampungkan berkasnya besok, karena Bawaslu hanya memiliki waktu tiga hari untuk melakukan penanganan.

“Jadi, kami Bawaslu punya kewenangan dalam penanganan pelanggaran terhadap Netralitas ASN adalah berupa panggilan kepada ASN yang diduga untuk diklarifikasi, kajian hasil klarifikasi itu akan diplenokan oleh Bawaslu, Apabila tidak terbukti maka proses akan dihentikan dan ketika terbukti maka, Bawaslu akan Rekomendasikan kepada pihak yang berwewenang dalam Hal ini KASN”,tuturnya.

BACA JUGA; Polda NTT Dituding, Bungkam Nama Tersangka Dugaan KKN Bawang Malaka.

Untuk diketahui, sebanyak 8 orang ASN di Malaka yang diduga melakukan pelanggaran netralisasi ASN itu diantaranya, Camat Malaka Timur (Kristina H. Ngadji),Sekcam Malaka Timur,Sekretaris Desa Dirma, Paulus Bau (Guru SD), Sekretaris Desa Sanleo, Ferdinandus (Kepsek SD) Kepala Puskesmas Seon (Geovani Amderson Seran), Pius Molo (Guru).(Dhy/Chel/TIMORPOST.COM)

1

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: