Aset KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun Mencapai 36 Miliar.

Read Time2 Minute, 0 Second

TIMORPOST.COM/BETUN – Saldo Koperasi Simpan Pinjam KSP Kopdit Pintu Air cabang Betun di Kabupaten Malaka-NTT berhasil mencapai 36 miliar.

Demikian disampaikan Yoseph Nahak, selaku Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Betun, kepada TIMORPOST (18/3/2020), usai melaksanakan kegiatan Pra Rat anggota Tahunan, Tahun buku 2019 di Aula Glory Hall Betun.

Menurut Yoseph Nahak, Aset Pintar cabang Betun saat ini senilai Rp.36 miliar. Sedangkan untuk saldo simpanan sebesar Rp.18 miliar lebih, saldo kredit 27 Miliar lebih.

“Jadi perbandingan terbalik, pinjaman lebih besar dari simpanan dari jumlah anggota sebanyak 9.113 orang per bulan maret 2020,”beber Yoseph.

Senada disampaikan Agustinus Nong, selaku Sekretaris II KSP Kopdit Pintu Air (Pusat) pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota.

“Kehadiran anggota hari ini cukup bagus, mereka sudah mendengar laporan pertanggung jawaban pihaknya, sebagai pengurus dalam tahun buku 2019,”kata Nong

Pada sektor rill adalah salah satu langkah baru, gebrakan pemerintah propinsi yakni bapak gubernur NTT, dengan pengalaman dalam kunjungan ke Kabupaten-kabupaten khususnya koperasi, selama ini dia hanya melihat koperasi ini hanya melaporkan uang saja.

“Melalui program spin off koperasi, Gubernur menyarankan agar, koperasi ini harus bergerak di sektor rill,”jelas Nong

Artinya, simpan pinjam (SP) sebagai Banknya, sektor rill adalah usaha-usahanya

Hal ini berdasakan hasil rapat koordinasi dengan Gubernur pada bulan Juni 2019 kemarin di Labuan Bajo.

“KSP Kopdit Pintu Air (Pusat) sudah sepakat mengambil 2 sektor yakni sektor hijau dan sektor biru,”beber Nong

Sektor hijau terdiri dari Minyak Kelapa dan pohon Sengon, sedangkan sektor biru terdiri dari garam dan ikan.

Untuk diketahui, saat ini sudah berkembang adalah sektor hijau yaitu minyak kelapa yang persiapannya sudah 80%, karena siap untuk diresmikan oleh Menteri pada saat RAT, sedangkan garam sementara dalam proses, karena sampelnya sudah dikirimkan ke Balai Ristan Surabaya, Jelas Nong.

Sedangkan kata General Maneger Gabriel Pito Sorowutun, KSP Kopdit Pintu Air, sudah menyebar di seluruh kabupaten se-NTT, sedangkan di luar propinsi NTT yakni Makasar, Surabaya (Siduarjo) sedangakn yang lain-lain masih dalam bentuk kelompok.

Dengan total aset koperasi Pintar saat ini Rp. 1 triliun, General maneger belum ada rencana untuk hal lain seperti yang dulu direncanakan untuk beli pesawat, Kapal laut dan yang lainnya, namun belum terlaksanan.

“Untuk saat ini, KSP Kopdit Pintu Air (Pusat) masih fokus merawat dulu aset yang ada”kata Gabriel.

Harapan dengan merawat lembaga ini, dapat memanfaatkan produk-produk yang ada KSP Kopdit Pintu Air (Pusat) secara optimal mungkin.(Costa)

0

0

Happy

Happy

0 %

Sad

Sad
0 %

Excited

Excited
0 %

Sleppy

Sleppy

0 %

Angry

Angry
0 %

Surprise

Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: